Lewati navigasi

Syarat sahnya sholat

  • Islam

Tidak sah sholat orang yang kafir  demikian juga  tidak diterima semua amalannya, Allah berfirman

مَا كَا نَ لِلْمُشْرِكِيْنَ أَ يَعْمُرُوْ ا مَسَجِدَ اللهِ شَهِِدِ يْنَ عَلَى أ نْفُسِهِِمْ بِا لْكُفْرِ أُوْلَئِكَ حَبِطَتْ أعْمَلَهُمْ وَ فِى النَّارِ هُمْ خَلِدُوْنَ

“Tidaklah pantas  orang-orang musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, sedang  mereka mengakui  bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka” (QS At Taubah 17)

  • Berakal

Orang gila tidak wajib sholat, berdasarka sabda Rasulullah ShalaAllahu ‘Alaihi wa Salam

رُفِعَ القَلَمُ عَنْ ثَلاثَةٍ عَنْ المَجْنُوْ نِ المَغْلُوْ بِ عَلَى عَقْلِهِ حَتَّى يَفِيْقَ وَ عَنِ النَا ئِمِ وَعَنِ الصَّبِيِّ حَتَّى يَحْتَلٍمَ

“Diangkat pena dari tiga golongan: dari orang gila sampai sadar, dari orang tidur, dan dari anak kecil sampai baligh. (dishohihkan oleh Syaikh al Aalbani dalam shohih Sunan Abu DAwud)

  • Baligh

Tidak wajib sholat atas anak kecil hingga dia baligh berdasarkan hadist di atas, hanya saja hendakna dia disunnakan agar  diperintah sholat ketika berusia tujuh tahun, berdasrkan sabda Rasulullah ShalaAllahu ‘Alaihi wa Salam

مُرُوْ االصَّبِيَّ بِالصَّلاَةِ إِذَا بَلَغَ سَبْعَ سِنِيْنَ وَإِذَا بَلَغَ عَشْرَ سِنِيْنَ فَضْرِبُوْهُ عَلَيْهَا

“Perintahkan anak kecil  agar dia sholat ketika berusia tujuh tahun  dan ketika berusia  sepuluh tahun  pukullah dia ketika tidak mau sholat.”(Diriwayatkan ooleh Abu Dawud dalam Sunannya 1/133 dan dishohihkan oleh Syaikh al Albani dalam shohih al Jami’ 5867)

  • Suci dari hadast kecil dan hadast besar .

Hadast kecil adalah batalnya  wudhu dan hadast besar  ketika seorang belum mandi  dari janabah, berdasarkan firman Allah

يَأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوْاإِذَا قُمْتُمْ إِلََى الصَّلَوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى المَرَافِقِ وَامْسَحُوابِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الكَعْبَيْنِج

“Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah muka-muka kalian dan tangan-tangan kalian sampai dengan siku, dan usaplah kepala kalian dan basuh kaki kalian sampai degan kedua mata kaki.” (QS al Maidah 6) dan sabda Nabi ShalaAllahu ‘Alaihi wa Salam

لاَتُقْبَلُ صَلاَةِ بِغَيْرِ طُهُوْرٍ

“Tidak diterima sholat yang dilakukan dengan tanpa bersuci.” (Shohih Muslim 1/204)

  • Kesucian tubuh, pakaian, dan tempat dari najis.

Allah berfirman

وَثِيَا بَكَ فَطَهِِرْ

“Dan pakaianmu sucikanlah.” (QS al Muddatstsir 4) dan sabda Rasulullah ShalaAllahu ‘Alaihi wa Salam kepada  wanita yang mengalami istihadoh

اِغْسِلِيْ عَنْكِ الدَّمِ وَصَلِّي

“Cucilah darah darimu dan sholatlah.” (Diriwayatkan oleh Abu Dawud  dalam sunannya  1/80 dan Tirmidzi  dalam Jami’nya 1/217 dan dishohihkan  oleh Syaikh al Albani dalam silsilah Shohihah 1/609) dan hadist dari  Abu Hurairah bahwasanya dia berkata:

قَامَ أَعْرَابِيٌّ فَبَالَ فِيْ المَسْجِدِفَتَنَاوَلَهُ النَّاسُ فَقَالَ لََهُمُ النَبِيُّ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعُوْهُ وَهَرِيْقُوْا عَلَىبَوْلِهِ سِجْلاً مِنْ مَاءٍأَوْ ذُنُوْبًا مِنْ مَاءٍ

“Seorang  Arab Baduwi berdiri dan kencing  di masjid maka orang-orang  memegangnya, maka Rasulullah bersabda: Biarkanlah dia dan tuangkanlah atas kencingnya satu timba atau satu ember air.” (Diriwayatkan oleh Bukhori dalam shohihnya1/89)

  • Sudah masuk waktu sholat

Tidak wajib sholat   kecuali ketika  sudah masuk waktunya , tidak sah sholat  jjika dikerjakan sebelum waktunya berdasarkan firman Allah

إِنَّالصَّّلَوةَ كَانَتْ عَلَََىَ المُؤْمِنِيْنَ كِتَبًامَوْقُوْتَا

“ Sesungguhnya sholat  itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya  atas orang-orang  yang beriman.” (QS an-Nisa 103)  dan karena  Jibril turun  untuk mengajari  Nabi tentang  waktu-waktu sholat, dia mengimami  Nabi ShalaAllahu ‘Alaihi wa Salam di awal waktu dan  di akhir waktu, kemudian berkata kepada Nabi  ShalaAllahu ‘Alaihi wa Salam

الوَقْتُ مَابَيْنَ هَذَيْنِ الوَقْتَيْنِ

“Waktu sholat adalah antar dua ini.” ( Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Sunanya 1/107 dan Nasa’I dalam Sunannya  1/260 dan Tirmidzi  dalam Jami’nya 1/278 dan dishohihkan  oleh Syaikh al Albani  dalam shohihul Jami’ 1402)

  • Menutup aurot

Berdasarkan firman Allah

يَبَنِى ءَادَمَ خُذُوا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ

“Hai anak adam, pakailah pakaian kalian yang indah di setiap (memasuki) masjid.” (QS. alAraf 31)

Pakaian yang indah adalah  yang menutup aurot, para ulama sepakat bahwasanya menutup aurat  adalah syarat sahnya sholat, dan bahwasanya  orang yang sholat  telanjang dalam keadaan mampu untuk menutup aurotnya maka sholatnya rusak.

  • Niat. Berdasarkan sabda  Rasulullah ShalaAllahu ‘Alaihi wa Salam

إِنَّمَا الأَعْمَلُ بِا لنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

“Sesungguhnya segala amalan itu tergantung kapada niatnya, dan setiap  orang akan mendapatkan hasil sesuai dengan niatnya.” (Shohih Bukhori dan  Shohih Muslim 3/1515)

  • Menghadap Kiblat

Berdasarkan firman Allah

قَََدْ نَرَ ى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى السَّمَآءِصلى فَلَنُوَ لِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَهَا ج فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَالْمَسْجِدِالحَرَامِ ج وَحَيْثُ مَا كُنْتُمْ فَوَلُّواْ وُجُهَكُمْ شَطْرَهُ

“Sungguh kami sering melihat mukamu  menengadah ke langit, maka  sungguh kami akan memalingkan  kamau ke kiblat  yang kamu sukai. Palingkanlah  mukamu kea rah Masjidil Haram  dan di mana  saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya..” (QS al Baqarah 144)

Dari Kitab Sudah Benarkah Sholat kita, Arif Fathul Ulum bin Ahmad Saifullah

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.