Lewati navigasi

Penakluk Yahudi

“Tidak akan bangkit hari kiamat sehingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi dan kaum Muslimin membunuh mereka hingga orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu atau pohon itu pun berkata:” Wahai Muslim, wahai hamba Allah ini di belakangku ada seorang Yahudi, kemari dan bunuhlah dia”, kecuali pohon Ghorqod karena ia termasuk pohon Yahudi.” (HR. Muslim)

Kemenangan masa depan di tangan Islam. Itulah janji Allah dan Allah tidak akan mengingkari janji-Nya. Namun janji tersebut bersyarat, syaratnya, kita mau kembali kepada ajaran Islam yang murni dari syirik, bid’ah, kemaksiatan,dan noda lainnya. Penuhilah syarat itu, niscaya Allah akan memenuhi janji-Nya. Dari Abdullah bin Umar berkata,” Saya mendengar Rasulullah bersabda,” Apabila kalian jual beli dengan inah, kalian memegang ekor sapi dan kalian ridha dengan pertanian serta kalian tinggalkan jihad, niscaya Allah akan hinakaan kalian dan tidak akan mencabut nya sehingga kalian kembali pada agama kalian.” ( Shahih HR Ahmad dan Abu Dawud)
Jadi syaratnya yaitu kita kembali kepada agama Islam yang murni sesuai apa yang di bawa oleh Rasulullah, yang dipahami oleh para sahabat Nabi, Tabi’in, Tabi’ut tabi’in. Tanpa penambahan dan pengurangan akan ajaran Nabi Muhammad, karena ajaran ini telah sempurna sesuai janji Allah dalam surat Al Ma’idah ayat 3

…..pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu….

_________________________________________________________________________________________
“Pasca terjadinya pembantaian kaum muslimin oleh Yahudi di Masjidil Aqsha beberapa tahun yang lalu, ada seorang Muslim yang bertemu dengan orang-orang Yahudi, lalu dia berkata:” Meskipun lama, namun suatu ketika nanti kami akan mengusir kalian dari Palestina dengan hina dina, dan kami akan merebut kembali Masjidil Aqsha, sehingga pohon dan batu akan membantu kami dalam memerangi kalian.” Yang megherankan orang Yahudi itu berkata:” Ya, itu benar. Hal itu kami baca di kitab kami, dan diketahui oleh kami baik yang alim maupun yang bodoh, namun (yang mengalahkan kami) bukan Muslimin (semacam) kalian”. Maka si Muslim berkata:” Lalu siapa,?” Yahudi itu pun menjawab:” Mereka adalah kaum Muslimin yang jumlah jamaah sholat Shubuhnya sama seperti jamaah shalat Jum’at.” (Muktashar Asyarotus Sa’ah, taqdim Abdullah al Jibrin hlm 28)

Sumber Majalah Al Furqan edisi 87 th ke-8

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.