Lewati navigasi

Mungkin tulisan ini sekedar berbagi bagi teman-teman sekalian yang istrinya sedang hamil ataupun sedang mempersiapkan kelahiran anaknya agar nantinya tidak kaget ketika kita harus berbeda pendapat dengan ortu ataupun orang-orang di sekitar kita yang sering memberi masukan kepada kita apa yang harus dilakukan ketika kita menghadapi kelahiran anak dan setelah kelahiran anak yang banyak kita temui di masyarakat umum, yang secara agama dan ilmiah tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

1.Tujuh bulanan.
Upacara yang dilakukan menyambut usia tujuh bulan masa kehamilan, biasanya mempelai berdua dimandikan pada malam hari dengan air bunga setaman oleh tujuh sesepuh, kemudian memakai air kendi dari tujuh mata air untuk mencuci muka setelah selesai kendi tersebut dipecah.
Kemudian memasukkan telur ayam kampong melalui sarung dari calon ibu oleh suami melalui perut sampai pecah di bawah, yang memyimbolkan supaya bayi lahirnya lancar tanpa halangan.
Upacara nyamping tujuh kain, pemutusan lawe atau janur kuning oleh calon suami, pemasukan kelapa gading yang sudah digambari tokoh wayang biasanya arjuna dan srikandi melalui sarung calon ibu, ketika sampai di bawah kemudian dipecah oleh calon ayah, pemilihan nasi kuning melalui takir oleh calon suami kemudian penjualan dawet yang pembeliannya menggunakan pecahan genting yang kemudian dikumpulkan yang menandakan banyak rejekinya.
2.Penguburan ari-ari bayi
Di masyarakat biasanya ari-ari bayi dikubur yang kemudian diberi tambahan pensil, buku, penggaris, atau yang lainnya dengan tujuan supaya bayinya pintar. Ada juga sebelum dikubur dicuci dulu kemudian diberi garam, air jeruk dan lain-lain. Atau juga mereka menganggap sebagai kembaran dari bayi tersebut sehingga harus diberi penerangan selama lebih dari 40 hari.
Al Qur’an, sunnah maupun ijma’ para ulama tidaklah menyebutkan hukum tentang perlakuan terhadap ari-ari seorang bayi yang baru dilahirkan.Ari-ari (plasenta) adalah seperti bagian-bagian tubuh manusia lainnya yang terlepas dari tubuhnya sehingga tidak ada perlakuan khusus terhadapnya. Jadi pada dasarnya boleh saja ia dibuang, dilempar ke laut atau lainnya selama hal itu tidak mencemari kebersihan dan kesehatan lingkungan, mengganggu kenyaman orang lain atau dengan kata lain tidak memberikan mudharat kepada orang lain dikarenakan bau yang ditimbulkannya.Namun demikian yang terbaik untuk menghindari itu semua tentunya adalah dengan menguburnya kedalam tanah serta untuk memuliakan anak Adam yang baru dilahirkan itu, sebagaimana perlakuan terhadap anggota tubuh lainnya yang terlepas darinya.Didalam tafsir al Qurthubi bahwa al Hakim at Tirmidzi menyebutkan didalam kitab “Nawadir al Ushul” bahwa Nabi saw bersabda,”Potonglah kuku-kuku kalian dan kuburkanlah potongan-potongan kuku kalian, bersihkan sela-sela jari kalian, bersihkan gusi kalian dari makanan dan gosoklah gigi kalian. Janganlah kalian mendekatiku dengan mulut yang bau.”Didalam penjelasannya tentang penguburan potongan-potongan kuku itu, dia mengatakan bahwa jasad seorang mukmin memiliki kehormatan maka apa saja yang terlepas darinya ia harus tetap dijaga kehormatannya dan sebaiknya ia dikuburkan sebagaimana apabila orang itu meninggal dunia. Dan apabila sebagiannya telah mati maka ia pun juga harus dihormati dengan dikuburkan agar tidak tercerai berai dan janganlah dibuang ke api atau ke tempat sampah. (al Jami’ Li Ahkamil Qur’an juz II hal 102) Jadi apabila ari-ari tersebut dikuburkan maka sesungguhnya ia adalah penguburan biasa, tidak ada ritual-ritual tertentu didalamnya dan tidak perlu meletakkan penerangan diatasnya apalagi disertai dengan berbagai keyakinan-keyakinan yang mengandung unsur-unsur kesyirikan.
3.Puput puser
Biasanya beberapa orang di masyarakat kita , bekas luka dari pemotongan plasenta dipuser bayi bila sudah sembuh harus disimpan terus oleh ortunya.
4.Dioleskan kotoran bayi pada wajah bayi dengan tujuan supaya wajahnya cantik, padahal yang namanya kotoran adalah barang yang tidak berguna sehingga harus dibersihkan
5.Sepasaran
Kalau dalam Islam ada aqiqahan dalam masyarakat kita ada namanya dengan sepasaran atau 6 -hari setelah bayi lahir. Kalau dalam sepasaran tidak ada tradisi penyembelihan kambing, tapi sekedar makan-makan kecil dengan menggunankan sayuran pecel (gudangan) sebagai menu utamanya.
6.Bunyi-bunyian
Sekembalinya dari rumah sakit atau rumah bersalin sebagian masyarakat kita percaya supaya bayi tidak kagetan maka harus membunyikan suara dengan memukul panci atau wajan atau alat dapur lainnya.
7.Memandikan bayi harus satu orang
Proses memandikan bayi yang kalau lagi belajar biasanya dilakukan ramai-ramai atau paling nggak 2 orang suami istri. Ada sebagian orang hal tersebut dilarang karena menyerupai memandikan mayat, sebuah pemikiran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan
Masih banyak lagi mitos-mitos pada kelahiran bayi dan paska kelahiran bayi seperti bayi harus dibedong, pemijatan bayi yang sampai digantung, dan lain sebagainya, yang tampaknya oleh masyarakat kita begitu dilestarikan. Yang terpenting untuk calon bapak dan calon Ibu harus mampu menjelaskan bila hal-hal tersebut dihadapi, dan tak lupa kita harus bertanya dengan ahlinya, persalinan dengan dokter kandungan atau bidan, hukum agama dengan ustadz, kalau masalah bayi dengan dokter anak atau bidan. Mungkin teman-teman mau nambahin …., semoga bermanfaat.
Diolah dari berbagai sumber

RUKUN-RUKUN SHALAT

Shalat memiliki rukun-rukun yang  jika ditinggalkan salah satunya  maka batallah sholat tersebut. Rukun-rukun tersebut adalah

1.Niat

Niat adalah azam (kemauan yang kuat dari) hati untuk menunaikan sholat tertentu, berdasarkan sabda Rasulullah ShalaAllahu ‘Alaihi wa Salam

إنَّمَا الأ عْمَالُ بِا لنِّيَّا تِ وَ إنَّمَا لِكُلِّ امْرِ مَا نَوَى

“Sesungguhnya segala amalan itu tergantung  kepada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan hasil sesuai dengan niatnya.” (Shohih Bukhari 1 dan Shohih Muslim 3/1515)

Niat ini letaknya bersamaan dengan takbiatul ihram bersamaan dengan mengangkat tangan, dan tidak apa-apa dilakukan sebentar sebelumnya.

Baca Lebih Lanjut »

Mendidik Dengan Sepuluh Sentuhan

Dr. Thariq M. As Suwaidan dalam bukunya  “Sukses Tanpa Batas” menawarkan  10 sentuhan untuk membangkitkan  potensi diri anak  dengan rumus HUMANTOUCH. Menariknya  10 sentuhan  tersebut diurai satu demi satu  dari huruf yang tersusun  dalam kata  HUMANTOUCH  itu sendiri

Baca Lebih Lanjut »

Syarat sahnya sholat

  • Islam

Tidak sah sholat orang yang kafir  demikian juga  tidak diterima semua amalannya, Allah berfirman

مَا كَا نَ لِلْمُشْرِكِيْنَ أَ يَعْمُرُوْ ا مَسَجِدَ اللهِ شَهِِدِ يْنَ عَلَى أ نْفُسِهِِمْ بِا لْكُفْرِ أُوْلَئِكَ حَبِطَتْ أعْمَلَهُمْ وَ فِى النَّارِ هُمْ خَلِدُوْنَ

“Tidaklah pantas  orang-orang musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, sedang  mereka mengakui  bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka” (QS At Taubah 17)

Baca Lebih Lanjut »

Hadist Pertama

عن أمر المؤمنين أ بي حفص عمر بن ا لخطا ب رشي الله عنه قا ل : سمعت رسول الله صلي عليه و سلّم يقول : إنما الأعما ل با لنيات، و إنما لكل ا مر ئ ما نو ى، فمن كا نت هخرته إ لى الله و ر سو له فهجرته إلى ا لله و رسو له، و من كا نت هجرته لد نيا يصيبها أ و ا مرأ ة يتو جها فهجر ته إلى ما ها جر إليه

“Dari Amirul Mukminin Abu Hafs, Umar bin Khaththab, beliau berkata,” Aku mendengar Rasulullah bersabda:” Segala amal itu terghantung niatnya dan setiap orang mendapatkan apa yang ia niatkan atasnya. Maka barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya dan barangsiapa hijrahnya karena dunia yang hendak ia nikmati atau karena wanita yang hendak ia nikahi maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya.”

Baca Lebih Lanjut »

Penakluk Yahudi

“Tidak akan bangkit hari kiamat sehingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi dan kaum Muslimin membunuh mereka hingga orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu atau pohon itu pun berkata:” Wahai Muslim, wahai hamba Allah ini di belakangku ada seorang Yahudi, kemari dan bunuhlah dia”, kecuali pohon Ghorqod karena ia termasuk pohon Yahudi.” (HR. Muslim)

Baca Lebih Lanjut »

14 Februari adalah hari yang sangat istimewa bagi para pendeta Valentines day. Pada hari itu mereka mengungkapkan rasa cinta dan sayang kepada orang-orang yang diinginkannya. Ada yang menyatakan kepada orang-orang yang diinginkannya. Ada yang menyatakan kepada kekasihnya. Pada hari itu pula mereka mengirimkan kartu atau hadiah bertuliskan “Be My Valentines atau sama artinya dengan “ Jadilah Kekasihku”.

Baca Lebih Lanjut »

Komite tetap untuk penelitian ilmiyah dan fatwa (Lajnah Da’imah lilbuhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta’) mengeluarkan penjelasan tentang peristiwa pembunuhan, pengepungan dan pengeboman yang terjadi di Jalur Ghaza sebagai berikut:

الحمد لله رب العالمين ، والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين نبينا محمد وعلى آله وصحبه ، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين. وبعد :

Komite tetap untuk penelitian ilmiyah dan fatwa (Lajnah Da’imah lilbuhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta’) di Saudi Arabia merasa berduka cita dan merasakan sakit atas semua kezholiman, pembunuhan anak-anak, wanita dan orang-orang jompo, penghancuran kehormatan dan perusakan rumah-rumah dan tempat-tempat strategis serta pemunculan rasa takut para orang-orang umum yang menimpa saudara kita kaum muslimin di Palestina dan di Jalur Ghaza secara khusus. Ini semua pasti merupakan kejahatan dan kezholiman terhadap masyarakat palestina.

Baca Lebih Lanjut »

Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Alhamdulillaahi –l Khaaliqil kauni wa maa fiih, wa jaami’in naasi li yaumin laa raiba fiih. Asyahadu an laa ilaaha illallaah, wa anna Muhammadan rasuulullaah… wa ba’d…

Perhatian dunia dalam beberapa hari ini tertuju pada Jalur Gaza. Invasi tentara Yahudi ke Gaza menelan banyak korban terutama wanita dan anak-anak. Korban luka-luka semakin memperbanyak deretan korban meninggal dunia. Dunia pun merespon dengan berbagai macam aksi.

Di antara aksi sebagai bentuk kepedulian atas musibah yang menimpa kaum muslimin di Palestina itu adalah aksi berupa bantuan kemanusiaan. Yang paling menonjol dalam hal bantuan tersebut adalah Saudi Arabia, di bawah pimpinan Raja Abdullah bin Abdul Aziz –ayyadahullah-. Ini bukan klaim tanpa bukti. Sebagai contoh: Program “Donasi Untuk Palestina” digencarkan, walaupun sudah sejak lama dicanangkan. Rumah-rumah sakit ternama di pusat kerajaan Saudi difokuskan untuk menangani korban luka-luka akibat serangan kaum Yahudi tersebut. Bantuan berupa makanan, pakaian dan obat-obatan juga terus mengalir sampai tulisan ini diturunkan. Kalangan ulama pun tidak tinggal diam. Baik perseorangan maupun lembaga/organisasi. Syeikh Abdul Aziz Alu Syeikh dan Syeikh Abdurrahman As Sudais mengecam dengan keras aksi serangan tersebut dalam khutbah jum’at mereka. Mereka dan umumnya para khatib di Saudi tidak lupa mendo’akan kaum muslimin Palestina secara khusus. Lajnah Daa’imah juga mengeluarkan pernyataan dalam menyikapi tragedi di Jalur Gaza tersebut. Dan masih banyak lagi bentuk bantuan baik materi maupun moril/spirit. Baca Lebih Lanjut »

Di dalam kitab Al Hikmah, Abu Al Hasan Al Madaini berkata, ” Ada seseorang yang bertanya kepada Asy Sya’bi .” Darimana anda menndapatkan ilmu sebanyak itu?” Dia berkata,” Tidak berdiam diri, selalu melakukan perjalanan di pelosok negeri, bersabar seperti kesabaran burung merpati dan cepat-cepat secepat gagak.”

Baca Lebih Lanjut »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.